PELAJAR TEWAS DALAM LAKA TUNGGAL DI BALANGAN, MOTOR HANTAM POHON DI PINGGIR JALAN

Terkini 08 Aug 2026 14:48 • 2 min read • 71 views • By Erick

Share berita ini

PELAJAR TEWAS DALAM LAKA TUNGGAL DI BALANGAN, MOTOR HANTAM POHON DI PINGGIR JALAN
Foto kejadian kecelakaan yang membuat korban meninggal dunia di tempat.

Balangan, Mataborneo.online – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Seorang pelajar berinisial RS meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya keluar badan jalan dan menghantam pohon di Jalan Umum Jurusan Batumandi-Paringin, Desa Banua Hanyar, Kecamatan Batumandi, Jumat (7/8/2026) pagi.


Kapolres Balangan AKBP Arif Mansyur Suhatono melalui Kasi Humas Polres Balangan AKP AW Djati membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.30 Wita ketika korban melintas seorang diri dari arah Batumandi menuju Paringin.


“Diduga pengendara kehilangan kendali saat memasuki tikungan di lokasi kejadian, sehingga keluar badan jalan dan menabrak pohon,” ujarnya.


Akibat benturan keras, korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan wajah serta mengeluarkan darah dari hidung. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Datu Kandang Haji Balangan.


Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang hendak menuju kebun. Saat melintas di sekitar lokasi, warga mendapati korban bersama sepeda motornya dalam kondisi tergeletak di luar badan jalan. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang.


Mendapat laporan tersebut, personel Unit Gakkum Satlantas Polres Balangan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan sejumlah warga guna mengungkap kronologi kecelakaan.


Dari pemeriksaan awal, polisi memastikan kecelakaan tersebut merupakan laka tunggal. Tidak ditemukan indikasi keterlibatan kendaraan maupun pihak lain dalam peristiwa yang merenggut nyawa pelajar tersebut.


“Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur kriminal dalam peristiwa ini. Kecelakaan murni terjadi akibat hilang kendali kendaraan,” tegas AKP AW Djati.


Dalam insiden tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia. Sementara sepeda motor yang terlibat mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian materiil sekitar Rp2 juta.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Mata Borneo