Habib Aboe Bakar Puji Keberhasilan Polda Kalsel Ungkap 172,4 Kg Sabu, Tegaskan Narkoba Musuh Bersama

Terkini 04 Aug 2026 16:10 • 3 min read • 101 views • By Erick

Share berita ini

Habib Aboe Bakar Puji Keberhasilan Polda Kalsel Ungkap 172,4 Kg Sabu, Tegaskan Narkoba Musuh Bersama
Anggota Komisi lll DPR RI Habib Aboe Bakar Al Habsy saat ikut serta memusnahkan narkoba, hasil ungkap kasus Ditresnarkoba Polda Kalsel.(Dok: Erick).

Banjarbaru, Mataborneo.online - Tidak hanya Gubernur Kalsel H. mihidin yang memberikan apresiasi kepada Polda Kalsel dengan keberhasilan nya mengungkap perwdrana barang haram berjenis sabu dan ekstasi, tetapi juga Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Alhabsy, juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan atas keberhasilan mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika sekaligus memusnahkan barang bukti berupa 172,4 kilogram sabu dan 556 butir ekstasi.


Pernyataan tersebut disampaikan Habib Aboe Bakar Alhabsy usai menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus dan pemusnahan barang bukti narkotika di Lobby Mapolda Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa (4/8/2026).


Menurutnya, keberhasilan tersebut bukanlah yang pertama, melainkan sudah menjadi pengungkapan besar yang keempat dilakukan Ditresnarkoba Polda Kalsel. Ia menilai capaian tersebut menunjukkan keseriusan aparat kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba di Kalimantan Selatan.


"Hasil luar biasa yang diraih oleh jajaran Ditresnarkoba Polda Kalsel. Ini sudah kesekian kalinya, sudah empat kali pengungkapan besar. Jadi jangan main-main dengan narkoba. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda, Wakapolda, dan seluruh jajaran. Hajar terus para pelaku narkoba, jangan beri ruang sedikit pun," tegasnya.


Habib Aboe Bakar menegaskan, pengungkapan kasus dan pemusnahan barang bukti tersebut bukan sekadar rutinitas penegakan hukum, melainkan bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui pemberantasan peredaran gelap narkotika.


"Pengungkapan kasus dan pemusnahan barang bukti hari ini bukan sekadar rutinitas penegakan hukum. Ini adalah bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung penuh program Asta Cita Presiden RI. Jajaran Polda Kalsel telah membuktikan kerja kerasnya membongkar jaringan peredaran gelap narkoba lintas provinsi," ujarnya.


Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan bahwa barang bukti yang dimusnahkan mencapai 172,4 kilogram sabu dan 556 butir ekstasi, hasil pengungkapan dari 26 laporan polisi dengan total 39 orang tersangka yang berhasil diamankan.


Habib Aboe Bakar menyebut keberhasilan tersebut memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat. Berdasarkan data Ditresnarkoba Polda Kalsel, pengungkapan itu berhasil menyelamatkan sekitar 863.033 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika, menghemat potensi biaya rehabilitasi hingga sekitar Rp4,3 triliun, serta menyita barang bukti dengan nilai ekonomi diperkirakan mencapai lebih dari Rp300 miliar.


"Angka-angka ini sungguh fantastis. Polda Kalsel berhasil menyelamatkan ratusan ribu jiwa rakyat Indonesia dari bahaya narkoba. Ini menunjukkan bahwa kerja keras aparat benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan negara," katanya.


Ia mengingatkan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental para penggunanya, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda, merusak ketahanan keluarga, hingga mengancam stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan nasional.


"Narkoba adalah kejahatan luar biasa atau extraordinary crime yang tidak bisa kita beri ruang sedikit pun. Karena itu, keberhasilan Ditresnarkoba Polda Kalsel hari ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Sinergi antara Kepolisian, Pemerintah Daerah, DPR RI, dan seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci memutus mata rantai peredaran barang haram ini," tegasnya.


Menutup keterangannya, Habib Aboe Bakar kembali menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel Polda Kalimantan Selatan yang dinilainya telah bekerja tanpa lelah menjaga keamanan daerah dari ancaman narkotika.


"Sekali lagi saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Polda Kalimantan Selatan beserta seluruh jajaran atas dedikasinya menjaga Banua tercinta ini tetap aman dan bersih dari narkoba. Maju terus Polda Kalsel, tetap semangat menjaga benteng pertahanan bangsa," pungkasnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Mata Borneo